Jumat, 23 Juli 2010

Kisahku Menjadi Badut



Tiap kali aku melihat TV, lagu-lagu anak, dan pementasan-pementasan yang di dalamnya ada badut memeriahkan, sering aku berpikir, gimana ya rasanya jadi badut? Pasti menyenangkan sekali bisa melihat dan berinteraksi langsung dengan anak-anak. Melihat celoteh lugu mereka, merasakan keceriaan mereka, dan masuk dalam dunia mereka. Aku sungguh penasaran sekali. Karena itulah saat ”Pesta Anak ke-6 Rumah Dunia; 28 – 29 Juli kemarin, aku berinisiatif menjadi badut. Baju sewa badut yang kupakai waktu itu adalah badut beruang berwarna kuning. Mirip dengan tokoh kartun Winnie the Pooh.

PANAS - IRI
Pertama kali aku memakainya, badanku langsung terasa sumpek. Gerah. Bagaimana tidak, coba? Memakai kostum sewa badut sama saja dengan memakai lima jaket tebal di sekujur tubuh sekaligus. Belum lagi bantalan buat pantat dan perutnya yang harus diikatkan di badan. Memang sejak awal aku sudah mengira, pasti akan panas sekali di dalamnya. Apalagi waktu itu pagi cerah. Tidak ada mendung. Tapi demi menyukseskan acara pesta anak dan ditambah rasa penasaranku, tanpa bilang siapa-siapa aku langsung memakainya.

Begitu aku keluar, anak-anak kecil langsung berteriak-teriak girang menyambutku. Semua berebut mendekatiku. Ada yang sekedar menyentuh kostum badutku memuaskan rasa ingin tahunya, ada juga yang nakal mendorong-dorongku. Wajah-wajah mereka terlihat sangat antusias sekali. Mata mereka berbinar-binar ceria. Dan senyuman lugu yang terukir di wajah mereka terlihat begitu hangat. Menyenangkan. Meski aku hanya melihatnya dari dua buah lubang mata kecil berdiameter lima sentimeran, kehangatan itu terasa sekali. Membuatku tak merasakan bahwa tubuhku sudah mandi keringat di dalam kostum Winnie the Pooh-ku.

Tak semua anak-anak bergembira melihat badut. Ada juga yang malah menangis ketakutan. Kuhitung-hitung ada dua atau tiga anak yang malah menangis dan menjerit-jerit ketika aku mendekat. Selebihnya –hampir seratusan anak- begitu senang melihat badut. Ada satu anak perempuan yang berkali-kali meminta jabat tangan dan menyentuh-nyentuh kostum sewa badut yang kupakai. Ia dan teman-temannya menikmati pesta anak ini dan terlihat bahagia sekali.

Benar-benar membuat hatiku ikut berbunga.


http://rumahdunia.net/
Temukan semuanya tentang Pasang Iklan, bisnis, Iklan Baris, iklan gratis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar