Selasa, 27 Februari 2018

Harga Kemasan Makanan 2018, Semakin Murah



Harga Kemasan Makanan 2018

Harga kemasan makanan adalah salah satu pertimbangan para produsen camilan atau jenis makanan lainnya. Selain memiliki cita rasa makanan yang lezat, penampilan produk juga perlu ditingkatkan untuk mengembangkan strategi pemasaran. Itu alasannya, harga kemasan makanan masih menjadi sumber refrensi bagi para produsen.


Makanan sendiri adalah salah satu kebutuhan pokok sehari-hari untuk kita. Makanan menjadi sumber energi kita dalam beraktivitas. Meskipun makanan dapat diperoleh dengan membuat sendiri di rumah, masih banyak orang yang menginginkan cara praktis dengan membeli makanan siap saji atau camilan.

Makanan siap saji dapat Anda nikmati di tempat, namun tidak mengurangi rasa nikmat juga jika dibungkus dan dilahap di rumah. Untuk membawa pulang makanan siap saji tersebut tentu membutuhkan kemasan bukan? Sama halnya dengan camilan, camilan tersaji dengan berbagai kemasan unik.

Apakah Anda pernah melihat camilan yang dijual tanpa kemasan? Bahkan hampir tidak tersedia lagi camilan yang dijual tanpa kemasan. Jika ada pun camilan tersebut pasti akan minim pelanggan. Apalagi jika dijajakannya di pinggir jalan. Polusi, debu, dan kotoran lainnya dapat merajai tubuh camilan. Beberapa konsumen cerdas pasti lebih memilih untuk tidak membeli daripada akhirnya terjangkit penyakit.
Dalam memilih kemasan Anda tidak perlu khawatir. Ada berbagai bentuk dan bahan kemasan yang dapat Anda pilih. Harga kemasan makanan biasanya disesuaikan dengan kualitas bahan dan ukuran. Selain itu juga dilihat dari jumlah pemesanan. Karena harga kemasan makanan di hitung per lembarnya, jadi semakin banyak kemasan yang Anda beli juga akan menentukan jumlah harga.

Harga akan semakin naik jika Anda menggunakan tampilan desain kemasan yang menarik. Karena dengan desain, produsen kemasan akan memproses kemasan lebih lama. Berbeda dengan kemasan transparan atau polos. Namun, bagi beberapa produsen makanan hal tersebut tidak menjadi masalah. Karena cara untuk meningkatkan minat pembelian salah satunya dengan memberikan tampilan kemasan yang menarik. 

Dengan banyaknya pilihan kemasan, Anda dapat menyesuaikan dengan batasan budget yang sudah disiapkan. Selain itu, ada hal yang perlu diperhatikan saat membeli kemasan produk makanan. Pilihlah kemasan yang ramah terhadap makanan. Dengan kata lain, kemasan tersebut aman dijadikan sebagai pelindung makanan.

Kemasan makanan yang bisa digunakan biasanya memiliki simbol tersendiri. Jika saat Anda membeli kemasan namun tidak terdapat logo, tanyakan sertifikasi food grade pada produsen kemasan. Hal tersebut juga dapat meningkatkan kepercayaan Anda untuk memilih kemasan tersebut. Begitu juga dengan konsumen, pilihkan makanan dengan kemasan yang tidak membahayakan. Agar lebih lengkap lagi, Anda juga dapat membeli mesin kemasan yang dapat menyegel produk Anda. 

Untuk membeli kemasan saat ini juga dipermudah. Anda bisa mengakses informasi harga kemasan makanan di jaringan internet. Toko kemasan yang mungkin dapat Anda jadika refrensi adalah Wiratech. Wiratech adalah salah satu toko kemasan dan mesin makanan yang sudah berpengalaman dalam hal ini.

Wiratech menyediakan berbagai bentuk dan material bahan pada kemasan produk makanan. Anda bebas memilih bentuk pouch, transparan, dan vacuum. Sedangkan material tersedia stand up, kombinasi, dan zipper. Mau tahu informasi harga lebih lengkap? Yuk disimak!
Vacuum Bag Nylon Transparan

Jenis kemasan pertama ini memiliki material Pe+Nylon dengan ketebalan 80mm. Produk yang biasanya menggunakan kemasan ini adalah seafood, bakso, ikan, daging, kacang, dan lain-lain. Plastik vacuum memiliki kelebihan untuk meningkatkan daya tahan produk dengan cara menghampakan udara di dalam kemasan.
Harga per pcs. Min 100pcs
Ukuran
Qty 100+
Qty 500+
Berat
11x16cm
Rp340
Rp280
255g
12x30cm
Rp630
Rp520
513g
13x21cm
Rp480
Rp400
394g
15x20cm
Rp600
Rp500
450g
15x25cm
Rp660
Rp550
490g
16x37.5cm
Rp1.020
Rp850
900g
Stand up Nilon Transparan
Stand up nilon transparan memiliki material Pe + nilon dengan ketebalan 140micron. Kemasan ini sering digunakan untuk segala jenis cairan, saus, kecap, sabun cair, minyak. Plastik ini memiliki ketebalan yang cukup baik. Jenis plastik ini juga bisa menggunakan metode vacuum.
Harga per pcs. Min 100pcs
Ukuran
Qty 100+
Qty 500+
Berat
12x20cm
Rp960
Rp800
720g
14x20cm
Rp1.150
Rp950
1.080g
14x25cm
Rp1.380
Rp1.150
1.300g
16x26cm
Rp1.570
Rp1.220
1.500g
22x30cm
Rp2.880
Rp2.400
3.000g

Plastik Klip Zipper Stand up Nilon
Kemasan ini memiliki material bahan Pe+Nilon dengan kelebihan ritsleting. Ketebalannya sama dengan jenis kemasa sebelumnya, yaitu 140micron. Jenis plastik ini juga dapat dimanfaatkan sama dengan jenis plastik Stand up Nilon di atas. Plastik klip ini adalah salah satu kemasan yang paling banyak dipilih karena memiliki akses untuk membuka dan menutup kemasan kembali.
Harga per pcs. Min 100pcs
Ukuran
Qty 100+
Qty 500+
Berat
12x20cm
Rp1.260
Rp1.050
720g
14x24cm
Rp1.500
Rp1.250
1.300g
16x28cm
Rp1.830
Rp1.520
1.500g

Selain tiga jenis plastik kemasan di atas, masih banyak ragam lainnya. Untuk informasi harga kemasan makanan lebih lanjut Anda bisa kunjungi website Wiratech.co.id.

Rabu, 08 November 2017

Tahap Pengolahan Adonan Roti dengan Mixer,Proofer dan Oven

Mixer Roti


Oke mungkin artikel ini terdengar sedikit sederhana, tapi tahukah and ajika membuat adonan roti hingga ke proses pencetakan merupakan hal rumit? Oke yuk kita simak info dibawah ini lebih lanjut. Sejatinya proses pembuatan roti hingga ke bagian pencetakan dan oven di bagi kedalam beberapa langkah. Seperti di bawah ini



  • Kneading (Menguleni)
Kneading adalah suatu proses dimana adonan roti yang telah di mix menggunakan mixer roti akan segera di olah. Menguleni sendiri merupakan suatu cara untuk menyatukan beberapa kandungan protein yang terdapat dalam bahan-bahan utama pembuat roti. Teknik pengulenan yang benar biasanya meliputi peremasan, penggulungan hingga pelipatan adonan.

Durasi pengulenan sendiri bervariasi, bisa 3-7menit. Hal itu sangat bergantung terhadap adonan roti yang akan kita olah. Proses ini berlangsung dengan konsistensi yang harus anda pertahankan, dengan begitu hasil adonan yang di uleni akan menjadi mulus, halus serta tidak pecah-pecah

  • Rissing (Pengembangan)
Nah ini adalah proses lanjutan setelah tahap Kneading. Pada proses ini adonan roti yang telah di mixer dan di uleni akan di kembangkan. Prosesnya sendiri berlangsung lebih lama karena akan kita perlu menggunakan mesin Pengembang Roti (Proofer) untuk mendapatkan hasil maksimal. Pada proses pengembangan ini kita hanya perlu memasukan adonan roti kedalam mesin lalu semua akan di kerjakan secara otomatis. Campuran ragi akan bekerja tidak lama setelah mesin proofer di operasikan, ragi akan membuat adonan menjadi membengkak dan membentuk kantung udara di dalam tekstur adonan roti.

Umumnya proses ini memerlukan waktu 45 menit hingga beberapa jam, semua tergantung dari berapa banyak ragi yang dipakai di dalam resep. Suhu juga merupakan faktor penentu adonan cepat mengembang atau tidak: semakin hangat ruangan maka semakin cepat ragi bekerja dan adonan mengembang.

  • Scoring (Irisan)
Membuat irisan pada permukaan adonan roti ini masih di anggap penting bagi sebagian chef di bidang pastry dan bakery. Tujuannya adalah untuk melepaskan sebagian gas yang terperangkap di dalam adonan sehingga roti tidak merekah robek kala dipanggang. Selain itu agar supaya roti anda terlihat lebih cantik.

  • Bake (Pengovenan)
Terakhir adalah pemanggangan adonan roti. Anda harus memanggang adonan dengan suhu yang ideal dan tidak terlalu panas. Hal ini demi menghindari kulit roti terasa gosong / overcook. Panggang roti sesuai dengan ketebalan roti yang kita buat, sekitar 45 menit untuk roti berbentuk loaf. Jika permukaan roti telah kecoklatan dan bagian dasarnya terdengar seperti ruang kosong saat diketuk maka roti dipastikan telah matang.

Nah jika anda bingung dengan resep yang di gunakan, anda bisa mencobanya dengan perpaduan resep adonan roti di bawah ini :
- 375 gram tepung terigu protein tinggi (saya pakai Cakra Kembar)
- 2 sendok teh ragi instan (pastikan fresh, saya menggunakan Fermipan)
- 2 sendok teh garam- 280 ml air hangat 

Oke semoga berguna.