Jumat, 22 Juni 2012

Penyerapan Lemak Pada Obat Pelangsing




Obat  Pelangsing – Hati-hati dengan rayuan maut dari berita bahaya obat pelangsing, dimana anda akan dengan cepat menurunkan berat badan tanpa harus keluar keringat, oleh karena itu sebaiknya muali dari sekarang jadilah konsumen yang cerdas dengan mengetahui manfaat dan kandungan yang terdapat dalam obat pelangsing tersebut.

Berikut ini beberapa informasi dari berita bahaya obat pelangsing yang kami kutip dari okezone.com

Tentang pil pembakar lemak, obat pelangsing ataupun pil pelangsing pembakar lemak sebagian besar mempunyai beberapa kombinasi herbal yang diturunkan stimulan, asam lemak esensial, kromium picolinate, piruvat, dan atau asam hidroksisitrat. Zat-zat tersebut bertujuan untuk menambah energi sementara yang dimaksudkan untuk  pembakaran lemak bila dikombinasikan dengan olahraga.

Akan tetapi untuk keselamatan konsumen, keberadaan zat-zat tersebut dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah meski Anda berhenti mengkonsumsi obat sekalipun. Bahkan dari berita berbahaya obat pelangsing, beberapa di antaranya dapat menyebabkan pusing dan masalah perut.

Berita bahaya obat pelangsing Perihal penyerapan sel-sel lemak, Salah satu bahaya dari pil pelangsing adalah menyoal penyerapan lemak. Pil ataupun obat pelangsing apabila dikonsumsi dalam dosis biasa membuat seseorang terancam kekurangan vitamin A, D, E, K, dan beta karoten. Banyak pil diet juga dapat membuat gejala pruritus, ruam, urtikaria, anafilaksis, dan angioedema.

Ahli gizi umumnya menyarankan bahwa orang yang benar-benar mengonsumsi pil-pil pelangsing ini harus meningkatkan konsumsi suplemen multivitamin untuk memastikan mereka dalam keadaan cukup nutrisi.

Pada umumnya, para ahli gizi ataupun konsultan diet yang merekomendasikan obat-obat pelangsing manyatakan bahwa menurunkan berat badan yang efektif hanya dengan tekun berusaha, giat berlatih olahraga, dan diet rutin yang tepat.

Pada intinya untuk mendapatkan tubuh seimbang dan sehat adalah dengan menerapkan pola hidup yang sehat, menjaga kesimbangan antara asupan dan gerak tubuh menjadi kunci utamnya. Semoga bermanfaat.



Info Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar