Selasa, 03 Juli 2012

Hitung Masa Subur dengan Kalender

Cetak Kalender - Ungkapan orang lama "Banyak Anak Banyak Rejeki" adalah kepercayaan kuno orang dulu yang memiliki makna semakin banyak anak maka semakin tenaga banyak SDM yang bisa membantu kegiatan ekonomi sebuah keluarga.

Namun pada saat ini justru diadakan progra KB yaitu dengan2 anak saja cukup. Program ini diadakan dengan berbagai cara misalnya penggunaan alat kontrasepsi, Pil KB, vasektomo dan ada juga dengan cara tradisional yaitu sistem kalender. Namun tingkat ketepatan cara kalender hanya 60% sampai 70%.

Ada rumus menghitung masa subur wanita dengan cara sistem kalender:

Masa Subur = Hari terahir Mesntruasu + 13 hari
Masa Pra subur = Masa subur - 3 hari & Masa subur + 3 hari

Misalnya: Jika hari terakhir menstruasi pada kalender tanggal 10, maka masa subur adalah tanggal 23, sedangkan masa prasubur awal tanggal 20 dan masa prasubur akhir tanggal 26.

Agar lebih akurat sebaiknya lakukan pencatatan 6 siklus haid terakhir untuk menentukan masa prasubur. Kurangi dan tambahkan 3 hari pada siklus terpendek dan terpanjang dari catatan yang telah dibuat.

Diharapkan bagi pasangan, berhati-hatilah dalam berhubungan suami isteri ketika masa subur istri tanpa menggunakan alat kontrasepsi atau teknik KB laiinya yang dapat mencegah kehamilan.

Pelajari juga dengan baik sebelum memilih dan menentukan metode pencegah kehamilan yang tepat dengan ahli kadungan seperti dokter dan bidan.

Sistem kalender dalam menentukan masa subur hanya dapat digunakan pada wanita yang teratur mens 28 sampai 35 hari. Rokok dan gizi buruk juga mempengaruhi rutinitas keluarnya sel telur.

Tambahan :
- Ada sistem perhitungan kalender lain yang menggunakan waktu masa subur 14 hari dengan jeda masing-masing 2 hari di awal dan di akhir.
- Gunakan alat tes masa subur yang dijual bebas dengan media air seni perempuan untuk mengetahui kapan subur dan kapan tidak subur dengan tingkat ketepatan 90% sampai 95%.
- Cara lain adalah dengan cek lendir leher rahim dengan jari. Cek kekentalan cairan lendir tersebut dengan meletakkan lendir antara jari telunjuk dan ibu jari. Rekatkan keduanya lalu buat jarak 2 sampai 3 cm. Jika lendir putus maka tidak subur dan jika tidak putus maka sedang dalam masa subur. Cara ini mungkin hanya tepat 60% s/d 70% saja.

- Disarankan banyak membaca sumber lain sebagai pelengkap.

Info Terkait: Percetakan Jakarta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar