Kamis, 07 April 2011

Interior Taman Dalam Ruangan





Desain Interior - Kehadiran taman dalam ruangan bukanlah impian yg sulit untuk diwujudkan. Anda tinggal menyesuaikannya dgn desain interior hunian dan selera.

Dalam benak Anda, pasti sudah terbayg desain interior innercourt  yg diinginkan. Nah, sebelum mendesain taman dalam ruang bersama landscapper , ada beberapa aspek yg tak boleh dilupakan, yaitu:

Cahaya
Taman membutuhkan cahaya matahari untuk proses fotosintesis. Bila cahaya kurang, tanaman akan kesulitan untuk mengolah nutrisinya sehinga tanaman kelihatan seperti kekurangan pupuk. Ciri-ciri tanaman yg kekurangan cahaya adalah daun yg menguning dan bentuk tanaman yg memanjang (etiolasi) sehingga tanaman menjadi lemah dan mudah patah.

Untuk menyiasati cahaya di dalam ruangan, gunakan lampu khusus yg menggantikan matahari. Sebagai gambaran dgn lampu berkekuatan 70 watt, ia dapat menerangi ruangan 4 meter persegi.

Walaupun demikian, akan lebih aman jika Anda memilih tanaman yg tidak membutuhkan cahaya terlalu banyak seperti jenis dracena , phylodendron , aglaonema  dan lumut. Sebagai pengganti rumput untuk taman indoor  bisa digunakan jenis Selaginnela .

Sistem Drainase
Sistem drainase harus dibuat di awal untuk membuang kelebihan air pada media tanam. Caranya bisa dgn menggunakan pipa yg diberi lubang kemudian disalurkan ke pembuangan.

Penyiraman
Dalam desain interior Untuk tanaman indoor  penyiraman dilakukan lebih sedikit daripada outdoor  karena kebutuhan air lebih minim, misalnya sekali sehari.

Nutrisi & Media Tanam
Media tanam yg digunakan sebaiknya memiliki porositas yg tinggi sehingga air tidak menggenang dan pupuk tidak tercuci karena penyiraman. Misalnya zeolit, red lavarock , sekam bakar, cocopeat . Hindari menggunakan media tanam yg mudah tergenang sebab memungkinkan adanya cacing atau binatang lainnya.

Taman kaktus biasanya ditata dgn menggunakan material-material yg biasa terdapat di gurun pasir, yaitu batu-batu, koral, pasir, dan aneka jenis tanaman kaktus. Media yg digunakan adalah pasir kasar dan pupuk kandang dgn perbandingan 3:1.


Sumber: tabloidnova.com

Temukan Info Lain Seputar Desain Interior

Tidak ada komentar:

Posting Komentar